Link Banner
Menu Click to open Menus
Home » Sangihe » Wartawan dihusir oleh ketua festival seni pemuda GMIST

Wartawan dihusir oleh ketua festival seni pemuda GMIST

(63 Views) August 1, 2017 12:41 am | Published by | No comment


TAHUNA MA— Festival seni pemuda GMIST yang baru-baru ini digelar sebenarnya menjadi ajang seni yang baik bagi para pemuda/pemudi di kepulauan sangihe namun karna ulah oknum ketua pelaksanaan lokal Irfan Ogelang festival tersebut menjadi tercoreng. Dikarenakan oknum tersebut bertingkah dengan menghusir salah satu wartawan yang hendak mengambil gambar dengan nada yang kasar.

Dys salamate wartawan mingguan koran Brantas yang menjadi sasaran kesombongannya itu mingungkapkaan ” saya hanya bermaksud untuk melaksanakan tugas untuk meliput acara festival dan ingin mengambil gambar namun mendapat perlakuan kasar dari irfan ogelang yang mengusir dengan alasan yang tidak masuk diakal.

Salamate menjelaskan alasan onggelang mengusirnya karna acara festival ini tidak bisa di foto oleh orang luar dan yang hanya bisa Mengambil gambar hanya panitia dan yang bukan panitia silakan keluar kata onggeleng dengan nada yang kasar. Ungkap salamate saat meniru perkataan onggelang.

Bahkan lanjut Salamate Ketua III sinode GMIST Pdt Ibu Malohing Oleng juga menjadi korban sikap arogansi ketua panitia lokal dimana diusir juga. “Jangankan saya, Ketua III Sinode GMIST juga diusir yang bersangkutan”, imbuh Salamate.

Terpisah Ketua Panitia Pelaksana Lokal Irgan Ogelang dihubungi tidak membantah melakukan hal tersebut. Dirinya mengaku bahwa sekolahnya tidak lengkap sehingga tidak mengetahui secara pasti pekerjaan wartawan. “Sekolah saya tidak tinggi sehingga saya tidak tau kalau kerja wartawan bagaimana”, singkatnya. (VS)

Categorised in:

No comment for Wartawan dihusir oleh ketua festival seni pemuda GMIST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *