Menu Click to open Menus
Home » Crime news » Astaga !!! Pejabat Ini Menyimpan Uang Korupsi Senilai 18 Milyar Di Kamarnya

Astaga !!! Pejabat Ini Menyimpan Uang Korupsi Senilai 18 Milyar Di Kamarnya

(33 Views) December 19, 2017 1:04 am | Published by | No comment

 

Jakarta – MA – Uang senilai Rp18-19 miliar ditemukan tim KPK saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kamar mantan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Antonius Tonny Budiono.

“Uang ditaruh di ransel, 30 tas, saya tahu dari penyidik,” kata Tonny saat bersaksi di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (18/12/2017).

Tonny bersaksi untuk terdakwa Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adi Putra Kurniawan yang didakwa menyuap Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono sebesar Rp2,3 miliar karena terkait pelaksanaan pekerjaan pengerukan pelabuhan dan Surat Izin Kerja Keruk (SIKK).

“Mata uangnya bervariasi ada dolar Singapura, dolar AS, ringgit Malaysia, poundsterling karena setiap tahun mengikuti sidang di London, kalau di Singapura mengikuti pertemuan tiga pihak antara Singapura, Indonesia dan Malaysia sehingga saya simpan dolar Singapura, hanya kalau uang dalam 1.000 dolar Singapura itu dari pemberian,” tambah Tonny.

Total uang dalam 30 ransel itu mencapai sekitar Rp18-19 miliar.

“Uang itu saya kumpulkan selama bertahun-tahun bahkan ada yang sudah meleleh karena menempel, ada uang istri saya juga sebagai guru, karena wali murid mendapat (uang) saat kenaikan kelas,” ungkap Tonny.

Dalam dakwaan disebutkan Adi Putra Kurniawan membuka beberapa rekening di Bank Mandiri menggunakan KTP palsu dengan nama Yongkie Goldwing dan Joko Prabowo sehingga pada 2015-2016 membuat 21 rekening di bank Mandiri cabang Pekalongan dengan nama Joko Prabowo dengan tujuan agar kartu ATM-nya dapat diberikan kepada orang lain yaitu anggota LSM, wartawan, preman di proyek lapangan, rekan wanita dan beberapa pejabat di kementerian Perhubungan.

Tonny mengaku, sebelum ditangkap pada 23 Agustus 2017 dalam peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) ia menghadiri sejumlah kegiatan pada pagi harinya.

“Pada pagi harinya, saya menghadiri kegiatan di mabes polri untuk Natal mendampingi Pak Menteri kemudian ke satu hotel untuk menghadiri acara masyarakat kereta api saya juga Plt Dirjen Kereta Api, lalu saya ke kemenko Maritiim, saya pulang 18.30, lalu pintu saya diketok-ketok tapi saya tidak buka dan saya hanya katakan ‘Mohon maaf urusan kantor silakan ke kantor’ tapi ternyata yang datang orang KPK,” jelas Tonny.

Tonny mengaku hanya mengenakan singlet dan celana pendek saja saat itu. Ia juga mengaku biasa menyimpan uang tunai di dalam rumah.

“Kadang sebagai pejabat mendadak perlu uang, misalnya saat saya ditunjuk sebagai kordinator pencarian ‘black box’ Air Asia saat itu saya bawa 1 juta dolar, termasuk uang perjalanan dinas dan honor. Uang-uang itu berasal dari uang perjalanan dinas, uang pribadi almarhumah istri saya dan uang dari kontraktor dan pengurusan izin,” ungkap Tonny.

Salah satu asosiasi pengurusan izin yang memberikan uang kepada Tonny adalah seseorang yang dipanggil sebagai Ibu Billy oleh Tonny, jumlahnya sebear 30 ribu dolar AS.

“Lalu dari PT Dumas 10 ribu dolar AS, perusahaan Safik 50 ribu dolar AS, Harsono Rp30 juta,” tambah Tonny.

“Kenapa tidak dilaporkan ke KPK dari pemberian-pemberian itu?” tanyak jaksa KPK.

“Itu kesalahan saya tidak melaporkan,” jawab Tonny. (J2)

Photo Hendra Jacob Bersama Stevani Asal Jerman di pantai Singgigi kipa resort and beach

 

Photo Hendra Jacob Saat melihat pemandangan kolam renang kila resort and beach singgigi Lombok

Photo Hendra Jacob Saat mengunjungi Pantai Kuta Lombok yang sedang di kembangkan oleh pemerintah pusat sebagai destinasi wisara pantai kuta mandalika

 

Photo Hendra Jacob saat makan malam bersama Direktur Utama PT. TRRS

Mampir di komplex ngeri ngeri sedap kompi pelopor lombok ..Trimakasih bang dian

Photo Hendra Jacob. S.I.P Bersama Istri Adolfien Wangania. S.H

Categorised in: ,

No comment for Astaga !!! Pejabat Ini Menyimpan Uang Korupsi Senilai 18 Milyar Di Kamarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *