Reses James Karinda di Paal Dua Dan Ranomuut, Masalah Pungli di SMA/SMK Dan BPJS Mengemuka

James Karinda Saat mendengarkan Aspirasi Warga Ranomuut.

Manado,INewscrime.com- Tiada hari tanpa konstituen dan pelayanan untuk masyarakat. Itulah yang di lakoni pada masa reses 1 2018 oleh Ketua Komisi 4 DPRD Provinsi Sulawesi Utara, James Karinda SH, MH. .

Bertempat di kelurahan Ranomuut, James Karinda menerima banyak aspirasi masyarakat. Salah satunya dari seorang guru sekolah minggu di GMIM Sion Ranomuut yang biasa dipanggil Encik Eva. Dirinya menyoroti soal Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) program BPJS merupakan program pemerintah namun masih banyak masyarakat ekonomi lemah yang belum mendapatkan JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasiobal- Kartu Indonesia Sehat) dari pemerintah. Dalam bidang pendidikan Pemerintah Daerah mensosialisasikan di tingkatan SMA/SMK pendidikan gratis.Namun kenyataannya masih ada sekolah yang memungut biaya dengan pungutan yang sifatnya partisipasi.Anehya partisipasi tersebut sifatnya rutin dan terkesan dipaksakan.

“SPP dihilangkan namun berganti menjadi uang partisipasi, banyak kritikan kemudian berubah menjadi partisipasi namun bersifat paksaan. Padahal, setahu kami sudah ada dana BOS, apakah tidak cukup?” Terang Enci Eva.

James Karinda yang disapa Engku James, sebagai anggota Komisi Anak Sekolah Minggu di GMIM Sion Ranomuut, membenarkan pendapat Enci Eva. Menurutnya, Kartu Indonesia Sehat (KIS) merupakan implementasi JKN dari pemerintah pusat, namun pemerintah provinsi belum terlibat pada pembiayaan JKN bagi masyarakat.

“Memang benar, saya mendapat informasi dari pimpinan BPJS bahwa Pemprov Sulut belum terlibat apapun, dalam penganggaran untuk menarik beban masyarakat, padahal JKN BPJS adalah program sangat penting dari Jokowi-JK,” tukas James Karinda.

Sementara terkait keluhan sekaligus laporan masih ada sekolah memungut dana komite bersifaat paksaan, calon anggota DPR-RI pada Pemilu 2019 ini, berjanji akan menindaklanjuti. Undangan hearing menjadi opsi akan dilakukan DPRD Sulut melalui komisi 4.

“SPP jadi komite kemudian partisipasi. Saya berteriak terus, padahal ada dana BOS semuanya disitu, tambah dana APBD. Saya sudah sampaikan pada kepala dinas sebelum aparat hukum tangkap kepala sekolah. Kami akan agendakan hearing sekolah memungut uang komite bersifat paksaan,” tandas James Karinda.

Kegiatan reses diawali ibadah dipimpin Pdt. Grace Sumampow-Sanger STh, dihadiri Camat Paal Dua Glenn Kowaas, Lurah Ranomuut James Kairupan dan ratusan warga. (Robby)