James Karinda : Jangan Libatkan Guru Dalam Politik Praktis

 Foto : James Karinda Ketua Komisi IV DPRD Sulut/ Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulut.

INewscrime.com- Legislator Partai Demokrat di DPRD Provinsi James Karinda menyoroti para ASN yang terlibat dan di libatkan dalam politik praktis.

Disinyalir politik telah merambat hingga tingkat pendidikan. Mirisnya yang dilibatkan dalam politik praktis tersebut adalah para kepala sekolah yang nota bene adalah Aparat Sipil Negara yang harus netral dan bebas dari kepentingan apapun.

Isu yang berkembang saat ini para Kepala Sekolah di arahkan pada salah satu parpol yang tujuannya adalah menyasar para pemilih pemula.

Dikatakan oleh Karinda, para pendidik seharusnya konsentrasi terhadap pendidikan yang jadi kurikulum terhadap pelajar.
“Sudah saatnya sekolah dan guru-guru tidak dilibatkan dalam kancah politik, baik Pilkada maupun PilCaleg. Kita tau bersama dua tahun terakhir ini, sekolah-sekolah mulai ikut berpolitik dan dipolitisasi di pilkada-pilkada,” tutur Karinda pada INewscrime Via WhatsApp Rabu (2/5/2018) kemarin.
“Para guru seharusnya diarahkan tentang kebaikan dalam berdemokrasi dalam mendidik siswa/siswi, tapi sekarang suasananya berbeda, guru diajak untuk berpolitik.
“Jadi, kepala sekolah harus jelas warna politiknya. Dan harus memenangkan pertarungan pilkada. Ini suatu pertanda buruk bagi pendidikan kita ke depan,” tegas Legislator dapil Manado ini.

Tegas dikatakan oleh Karinda, pola para guru dalam melaksanakan tupoksi sudah tidak lagi berada pada jalur yang seharusnya.
“Mereka mengabdi bukan pada kesetiaan menciptakan generasi yang baik, tapi menciptakan kesetiaan pada pemimpin politik,” keluh dia.

Ditegaskan oleh Karinda kondisi ini adalah tanda awas dan berbahaya bagi masa depan Sulawesi Utara kedepannya.
“Ini tanda awas dan berbahaya bagi masa depan Sulut ke depan. Jangan bangkitkan lagi gaya orde baru, di masa reformasi sekarang ini,” tutup Karinda.