Reses Di Tanjung Sidupa, Tuuk Di Daulat Warga Maju Lagi 2019

INewscrime.com– Bertempat di desa Tanjung Sidupa Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Legislator PDI Perjuangan Jems Tuuk menjaring aspirasi masyarakat pada masa reses Pertama ditahun 2018, Selasa 1/5-2018.

Mengawali kegiatan reses tersebut Sangadi Desa Tanjung Sidupa Julius Marthin mengaku bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Jems Tuuk di desa mereka mengingat Jems Tuuk adalah satu satunya legislator yang datang ke desa mereka.

Sangadi desa Tanjung Sidupa dalam sambutannya menyampaikan keluhan masyarakat desa Tanjung Sidupa yang sampai saat ini belum kunjung mendapat kan bantuan perahu katinting dan juga didesa mereka masih ada sekitar 1500 meter jalan desa di tanjung Sidupa belum teraliri listrik. Begitu juga proposal bantuan untuk rumah ibadah yang sampai hari ini belum terealisasi.

Terkait Aspirasi warga mengenai jalan desa yang belum dialiri listrik dikatakan oleh Tuuk bahwa sesuai dengan pembahasan dengan dinas ESDM bahwa pada 2019 ada sekitar 28 lokasi yang menjadi prioritas untuk di alirkan listrik salah satunya adalah jalan desa di Tanjung Sidupa. Sedangkan untuk bantuan rumah ibadah pasti akan dapat karena sementara disalurkan,” ujar Tuuk.

Salah seorang warga Tanjung Sidupa Paulus Hanokh menyampaikan pada Jems Tuuk untuk mengingatkan pada dinas kelautan agar tidak memaksakan bantuan pada masyarakat agar efektif pemanfaatannya. Selain itu Paulus juga berharap bantuan katinting sebesar 15 PK dapat segera direalisasi, aspirasi lain yang masuk adalah dari Lexy Lantang warga Komus dua yang berharap ada perbaikan untuk fasilitas jalan di desa mereka.

Menanggapi semua aspirasi yang masuk. Tuuk menyampaikan bahwa masih ada dua APBD Provinsi lagi yang bisa di maksimalkan untuk masyarakat yang ada di desa Tanjung Sidupa dan sekitarnya sehingga warga bisa menikmati infrastruktur maupun program pemerintah OD SK.
“Sesuai dengan program Nawacita Presiden Jokowi dan Program OD SK Pemprov Sulut pastinya pembangunan untuk desa desa terpencil adalah prioritas,”pungkas Tuuk.

Hal menarik dalam reses tersebut ketika warga secara spontan berharap Jems Tuuk kembali maju dalam pemilihan legislatif 2019.
Dihadapan Jems Tuuk warga berkata permintaan warga adalah doa.
“Kami akan mendoakan agar istri Pak Jems akan mengizinkan Bapak kembali maju,”ujar salah seorang warga.

Dikatakan oleh Jems Tuuk bagi saya kalau hanya ingin cari suara saya tidak akan datang kesini karena yang ada dalam hati saya pribadi bagaimana saya bisa berbuat untuk bapak ibu yang ada disini.
“Yang memilih saya di Kabupaten Bolmong Utara hanya 63 orang, tapi bukan itu ukuran saya, yang ada dalam benak saya hanyalah bisa berbuat yang terbaik untuk bapak dan ibu selain itu bagi saya ini adalah ibadah,”tukas Tuuk

Jems Tuuk pun tak bisa menahan gejolak dalam hatinya. Walaupun berusaha tegar namun dirinya tak mampu menyembunyikan kegusarannya menanggapi aspirasi warga terkait maju.atau tidaknya lagi dalam pileg 2019.

“Reses kali ini begitu emosional buat saya. Yang pasti kerinduan saya adalah berbuat yang terbaik untuk bapak ibu. Bagi saya ini adalah ibadah. Tapi bagaimanapun saya harus menghormati keputusan istri saya.Semoga disisa waktu kedepan istri saya bisa merubah keputusannya,”pungkas Tuuk.